Ekspor Provinsi NTT Oktober 2019 Alami Peningkatan 6,83 Persen

0
54
Loading...

Kupang, fokusnusatenggara.com / 2 Desember 2019
Bulan Oktober 2019 lalu ekspor Provinsi Nusa Tenggara Timur mengalami peningkatan 6,83 persen yakni senilai US $ 1.577.406 dengan volume sebesar 6.563,42 ton.
“ Jadi untuk bulan Oktober 2019 ini export NTT mengalami peningkatan sebesar 6,83 persen dari ekspor bulan September 2019 yang sebesar US $ 1.476.553. Nilai ekspor tersebut terdiri dari ekspor migas sebesar US $ 165.423 dan ekspor non migas senilai US $ 1.411.983 ,” kata Kepala BPS NTT Darwis Sitorus kepada wartawan saat jumpa pers di kantornya ( 2/12).

Lebih lanjut Darwis Sitorus didampingi Kepala BPS Kota Kupang, Ramly Kusumo, Kepala BPS Kabupaten Sikka, Mathias Tura Sabon serta para perwakilan dari instansi terkait dilingkup Pemrov NTT menambahkan berdasarkan data statistik yang dirangkum oleh BPS Provinsi NTT, Komoditas ekspor Provinsi NTT bulan Oktober 2019 seluruhnya dikirim ke negara tetangga Timor Leste sebesar US $ 1.577.406.
“Komoditas terbesar yang diekspor Provinsi NTT pada bulan Oktober 2019 adalah kelompok komoditas Garam, Belerang, dan Kapur (25) senilai US $ 237.668. Semuanya diexpor ke Timor Leste ,” ujar Darwis Sitorus.

Sementara itu untuk Impor Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Oktober 2019 jelas Darwis Sitorus senilai US$ 6.912.009 dengan volume sebesar 17.748 ton. “ Komoditas terbesar Bahan Bakar Mineral (27) yang didatangkan dari Malaysia ,” jelas Darwis Sitorus.
Jika membandingkan kumulatif nilai expor sebesar US $ 12.734.826 terhadap kumulatif nilai impor sebesar US $ 58.198.696 ujar Darwis Sitorus maka pada tahun 2019 ini terdapat defisit sebesar US $ 45.463.870.
“ Jika dibandingkan komulatif nilai export yang ada terhadap komulatif nilai impor maka auntuk tahun 2019 ini mengalami defisit sebesar sebesar US $ 45.463.870 ,” sebut Darwis Sitorus. (Usif).

Ekspor Provinsi NTT Oktober 2019 Alami Peningkatan 6,83 Persen
Kupang, fokusnusatenggara.com / 2 Desember 2019
Bulan Oktober 2019 lalu ekspor Provinsi Nusa Tenggara Timur mengalami peningkatan 6,83 persen yakni senilai US $ 1.577.406 dengan volume sebesar 6.563,42 ton.
“ Jadi untuk bulan Oktober 2019 ini export NTT mengalami peningkatan sebesar 6,83 persen dari ekspor bulan September 2019 yang sebesar US $ 1.476.553. Nilai ekspor tersebut terdiri dari ekspor migas sebesar US $ 165.423 dan ekspor non migas senilai US $ 1.411.983 ,” kata Kepala BPS NTT Darwis Sitorus kepada wartawan saat jumpa pers di kantornya ( 2/12).

Lebih lanjut Darwis Sitorus didampingi Kepala BPS Kota Kupang, Ramly Kusumo, Kepala BPS Kabupaten Sikka, Mathias Tura Sabon serta para perwakilan dari instansi terkait dilingkup Pemrov NTT menambahkan berdasarkan data statistik yang dirangkum oleh BPS Provinsi NTT, Komoditas ekspor Provinsi NTT bulan Oktober 2019 seluruhnya dikirim ke negara tetangga Timor Leste sebesar US $ 1.577.406.
“Komoditas terbesar yang diekspor Provinsi NTT pada bulan Oktober 2019 adalah kelompok komoditas Garam, Belerang, dan Kapur (25) senilai US $ 237.668. Semuanya diexpor ke Timor Leste ,” ujar Darwis Sitorus.

Sementara itu untuk Impor Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Oktober 2019 jelas Darwis Sitorus senilai US$ 6.912.009 dengan volume sebesar 17.748 ton. “ Komoditas terbesar Bahan Bakar Mineral (27) yang didatangkan dari Malaysia ,” jelas Darwis Sitorus.
Jika membandingkan kumulatif nilai expor sebesar US $ 12.734.826 terhadap kumulatif nilai impor sebesar US $ 58.198.696 ujar Darwis Sitorus maka pada tahun 2019 ini terdapat defisit sebesar US $ 45.463.870.
“ Jika dibandingkan komulatif nilai export yang ada terhadap komulatif nilai impor maka auntuk tahun 2019 ini mengalami defisit sebesar sebesar US $ 45.463.870 ,” sebut Darwis Sitorus.


Reporter: Usif


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here