Bank NTT  Bantu Pembangunan Gerja Paroki St. Petrus Tarus

0 76

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Sebagai lembaga keuangan,  PT. Bank Pembangunan  Daerah (BPD NTT) – Bank NTT tidak selamanya mementingkan pengumpulan modal semata guna mendapatkan keuntungan. Dalam menjalankan usahanya, Bank NTT terus memberikan perhatian serius akan pembangunan sosial kemasyarakatan.

Wujud perhatian Bank NTT tersebut, dapat dirasakan dari banyaknya bantuan sosial yang diberikan, baik melalui program kesehatan, olah raga, seni, percepatan pembangunana di NTT bahkan hingga kerohanian. Untuk kerohanian, pihak Bank NTT menaruh perhatian serius dalam membantu pembangunan rumah ibadah.

Salah satu yang dilakukan Bank NTT pada Minggu, 11 Januari 2017 adalah memberikan bantuan dana sebesar Rp. 57.217.000 bagi pembangunan gereja katolik di Paroki Santo (ST) Simon Petrus Tarus,  Keuskupan Agung Kupang. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Adrianus Cheme, Direktur Umum Bank NTT, yang diterima oleh pastor paroki ST. Simon Petrus Tarus, Romo. Philips Pilick, PR.

Dalam sambutannya usai misa, Adrianus Cheme mengatakan, bantuan yang diberikan oleh Bank NTT adalah wujud dari peran serta Bbank NTT dalam pembangunan kerohanian dan agama dalam masyarakat NTT. Bantuan ini merupakan dana yang diambil dari keuntungan pengelolaan Bank NTT.

“ Ini sebagai bentuk partisipasi Bank NTT dalam pembangunan kerohanian dan agama di NTT. Kami sangat mendukung semua bentuk pembangunan tempat ibadah bagi semua pemeluk agama di NTT agar bisa melangsung ritual keagamaan dalam suasana layak dan pantas.  Dana ini tidak seberapa tapi kami harapkan dapat membantu mengurangi beban pembangunan gereja di paroki ini,” ungkapnya.

Ditambahkannya, selama ini pihak Bank NTT telah mengeluarjan dana hampir Rp. 1 Milliar bagi pembangunan rumah ibadah di NTT.  Dari bantuan tersebut, banyak diantaranya sudah rampung, tetapi banyak juga yang masih dalam tahap pembangunan.

“ Bukan saja gereja katolik yang kita bantu, tetapi pembangunan gereja kristen, masjid juga Bank NT selalu memberikan perhatian. Bahkan dari bantuan Bank NTT hingga saat ini, banyak rumah ibadah yang sudah difungsikan, tetapi ada juga yang masih dalam proses pembangunan,” jelasnya.

Sementara itu, Pastor Paroki St. Simon Petrus, RM. Philip Pilick, PR usai menerima bantuan tersebut mengungkapkan rasa terima kasih atas nama seluruh umat paroki St. Simon Petrus, atas bantuan Bank NTT tersebut. Dengan adanya bantuan tersebut, menurutnya, dapat meringankan beban pembangunan gereja yang sudah memasuki progres fisik 60 persen.

“ Saya atas nama umat paroki ini mengucaokan syukur dan terima kasih atas bantuan Bank NTT dalam pembangunan gereja kami. Saat ini kondisi pembangunan telah mencapai 60 persen fisik. Diharapkan dengan bantuan ini bisa meringankan kami dalam proses menyelesaikan bangunan tersebut,”

Direktur Umum Bank NTT, Adrianus Cheme dalam penyerahan bantuan tersebut, didampingi oleh Purwanti, Kepala Kantor Kas Bank NTT Tarus, Lorenso Adre Beremau, Kepala Kantor Kas, Oesao, serta Erni Paulus, Kepala USPD Camplong.

Paroki St. Simon Petrus diresmikan oleh oleh Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr, dalam misa syukur, Minggu 26 Oktober 2014. Sebelumnya Paroki St. Simon Petrus adalah stasi yang bergabung dengan Paroki Santu Josep Pekerja Penfui. Uskup Agung Kupang juga mengangkat Romo Philips Pilick, Pr menjadi Pastor Paroki Simon Petrus Tarus untuk masa jabatan tiga tahun ke depan.

Dengan demikian, Paroki Simon Petrus Tarus menjadi paroki ke-29 di bawah naungan Keuskupan Agung Kupang (KAK). Paroki Simon Petrus Tarus memilki jumlah umat sebanyak 5.137 orang dengan membawahi Stasi Santa Maria Angelina Noelbaki, dan tiga kapela. (Jeffry Taolin/adv)

Comments
Loading...