GM PLN Kabur Dalam RDP Dengan DPR NTT

0 78

KUPANG,fokusnusatenggara.com- GM PLN Nusa Tenggara Timur (NTT), Richard Safkaur, siang tadi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), dengan DPRD NTT dan ratusan masyarakat Kota Kupang, terpaksa harus kabur meninggalkan ruang sidang DPRD NTT.

Dialog DPRD, PLN dan wargaKaburnya Safkaur dipicu oleh amarah masyarakat yang hadir, sebab tidak puas dengan jawaban pihak PLN dalam RDP terkait dengan program migrasi dari pelanggan pasca bayar ke pra bayar.

Dalam pertemuan tersebut, PLN dinilai ngambang dan tidak fokus menjawab soal keluhan dan tuntutan masyarakat. Dimana masyarakat yang hadir dalam RDP siang tadi menolak agar meteran yang digunakan dimigrasi ke listrik pra bayar.

Ketika dikejar sejumlah wartawan melalui pintu samping ruang sidang DPRD NTT, Safkaur enggan menjawab pertanyaan wartawan.

“Saya no coment, tanya saja ke DPR,” jelasnya singkat.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD NTT, Nelson Matara, usai memimpin rapat RDP menjelaskan, dalam RDP tesebut telah disepakati empat rekomendasi yang harus dilaksanakan oleh pihak PLN dengan para pelanggan.

Pertama menurut Matara, migrasi dari pasca bayar ke pra bayar adalah pilihan bagi masyarakat bukan menjadi kewajiban. Kedua, pemblokiran yang dilakukan PLN harus dibuka kembali. Ketiga, pelanggan yang terkena blokir harus menyelesaikan kewajiban pembayaran di loket pembayaran yang dsediakan PLN. Keempat, PLN harus siapkan format persetujuan pelanggan baik yang menerima maupun menolak proses migrasi tersebut.

“ Rekomendasi ini wajib dilakukan oleh PLN terhitung esok. Sebab tadi dalam RDP saya sudah ketuk palu untuk sahkan itu,” jelas Matara. (Laporan : JeOt)

Ketarangan Foto : Susasan dialog RDP PLN, DPR dan warga di Ruang Sidang DPRD siang tadi

 

Comments
Loading...